Ayoe adalah seorang wanita alim lugu berusia 23 tahun dan sudah 2 tahun menikah. Wanita alim yang selalu memakai jilbab ini sampai saat ini masih kuliah dalam program ekstensi di sebuah perguruan tinggi di Depok Semester lima. Ayoe menikah dengan Bang Rudi yang lebih tua 8 tahun darinya karena dijodohkan oleh orangtuanya pada saat Ayoe masih berusia 18 tahun. Namun Ayoe sangat mencintai suaminya. Begitu pula suami Ayoe terhadapnya (Ayoe yakin itu benar). Dari pernikahan mereka, mereka sudah dikaruniai Satu orang anak, yang baru berusia 1 tahun.
Karena Ayoe dilahirkan dari keluarga yang taat agama, maka Ayoe pun seorang yang taat agama. Dari sejak dia SMA, ia telah memakai jilbab lebar. Bajunya pun selalu longgar, dan menutupi hampir semua lekuk tubuhnya. Bahkan setelah menikah dan menginjak bangku
universtitas, dia lebih sering menggunakan jubah yang lebar dan jilbab yang juga lebar. Tapi itu justru menambah keanggunan dan kecantikannya, yang bahkan setelah menikah, belum juga pudar. Setahun setelah pernikahan , suaminya oleh perusahaan ditugasi untuk bekerja di pabrik di daerah bogor. Sebagai fasilitas, Wanita yang selalu berpakaian rapat
tertutup dengan jilbab yang lebar ini bersama sang suami diberikan sebuah rumah sederhana di komplek perusahaan. Sebagai seorang istri yang taat, Ayoe menurutinya pindah ke tempat itu. Komplek tempat tinggal Ayoe ternyata masih kosong, bahkan di blok tempatnya tinggal, baru ada rumah Ayoe dan sang suami dan sebuah rumah lagi yang dihuni, itu pun cukup jauh letaknya dari rumah mereka.
Karena rumah Ayoe dan sang suami masih sangat asli,mereka belum memiliki dapur, sehingga jika Ayoe mau memasak, harus Wanita berjilbab ini memasak di halaman belakang yang terbuka, ciri khas rumah sederhana. Akhirnya suami memutuskan untuk membangun dapur dan ruang makan di sisa tanah yang tersisa, kebetulan ada seorang tukang bangunan yang menawarkan jasanya. Karena mereka tidak merasa memiliki barang berharga, Ayoe dan sang suami mempercayai mereka mengerjakan dapur tersebut tanpa harus di tunggui, suami tetap berangkat ke kantor sedangkan Ayoe tetap kuliah.
Sampai suatu hari, Ayoe sedang libur dan suami Ayoe tetap ke kantor. Pagi itu setelah mengantar Bang Rudi sampai ke depan gerbang, Wanita berjilbab lebar dan berkulit putih ini pun masuk ke rumah. Sebenarnya perasaan Ayoe sedikit tidak enak di rumah sendirian karena lingkungan mereka yang sepi. Sampai ketika beberapa saat kemudian Pak donny, sang tukang bangunan dan dua orang temannya datang untuk meneruskan kerjanya. Dia tampak cukup terkejut melihat Ayoe ada di rumah, karena Ayoe tidak bilang sebelumnya bahwa Ayoe libur.
“Eh, kok Mbak Ayoe nggak berangkat kuliah..?” “Iya nih Pak donny, lagi libur..” jawab Ayoe sambil membukakan pintu rumah. Saat itu Ayoe mengenakan jubah terusan berwarna hijau dan jilbab putih. Tapi jubah dan jilbab itu tidak mampu menyembunyikan kecantkan wajahnya, dan kesintalan tubuh serta kemontokan payudaranya yang terbayang dari tonjolan samar di dadanya dan lekukan samar di pinggulnya. Pak donny dan 2 teman sedikit ternganga saat itu, apalagi siluet dari cahaya di dalam rumah memperlihatkan gambar samar dari tubuh Ayoe yang terlihat menembus jubbah tipisnya.
Mereka bertiga memandang dan sekali menelan ludah melihat pemandangan ini. Ayoe yang mulai sadar akan apa yang terjadi segera masuk ke dalam rumah dan agak menjauh dari mereka seraya mempersilakan mereka bertiga masuk. “Kalo gitu saya mau nerusin kerja di belakang Mbak..” katanya setelah agak lama berusaha menelanjangi tubuh wanita alim itu dengan pandangan matanya. Begtu juga kedua orang temannya. “Oh, silahkan..!” kata Ayoe agak kikuk. Memang sering wanita berjilbab ini memergoki pak donny atau salah satu dari kedua orang temannya memandanginya dengan pandangan lapar. Tapi ia sadar bahwa dia memang cantk, dan percaya bahwa jubah dan jilbabnya pasti akan melindunginya dari jerat nafsu ketiga tukang bangunan itu.
Tidak lama kemudian mereka masuk ke belakang, dan Ayoe mengambil sebuah majalah untuk membaca di kamar tidurnya. Namun ketika baru saja Ayoe mau menuju tempat tidur, wanita alim yang lugu ini tidak sengaja melihat melalui jendela kamar, Pak donny sedang mengganti pakaiannya dengan pakaian kotor yang biasa dikenakan saat bekerja. Dan alangkah terkejutnya Ayoe menyaksikan bagaimana Pak donny tidak menggunakan pakaian dalam. Sehingga ibu muda berjilbab yang alim ini dapat melihat dengan jelas otot tubuh Pak donnyyang bagus dan yang paling penting tongkolnya yang sangat besar jika dibandingkan milik suaminya.
Ayoe seketika terkesima sampai tidak sadar kalau Pak donny juga memandang nya. “Eh, ada apa Mbak..?” katanya sambil menatap ke arah Ayoe yang masih dalam keadaan telanjang dan ibu muda ini melihat tongkol itu mengacung ke atas sehing terlihat lebih besar lagi. Ayoe terkejut dan malu sehingga cepat-cepat menutup jendela sambil nafas jadi terengah-engah. Seketika dirinya diliputi perasaan aneh, karena sebagai wanita muslimah yang taat, belum pernah Ayoe melihat laki-laki telanjang sebelumnya selain suaminya. bahkan jika sedang berhubungan sex dengan suaminya, sang suami masih menutupi tubuh Mereka dengan selimut, sehingga tidak terlihat seluruhnya tubuh mereka. Ayoe mencoba mengalihkan persaannya dengan membaca, tetapi tetap saja tidak dapat hilang. Sebagai seorang yang ingin taat terhadap suami, ia malu untuk mangakui, bahwa sebenarnya tanpa disadari, dia terangsang oleh pemandangan tadi. Akhirnya Ayoe putuskan untuk mandi dengan air dingin untuk menyegarkan badan dan pikirannya. Cepat-cepat Ayoe masuk ke kamar mandi dan mandi. Pada saat mandi kembali Ayoe teringat pemandangan yang tadi ia lihat. Mengingat tongkol pak donny yang besar tadi, birahinya meninggi. Ia secara tak sadar melamun, membayangkan bagaimana jika tongkol pak donny yang besar tadi menyodok-nyodok memiawnya. Dibawah guyuran air shower, ia terus membayangkan angan yang mengundang birahi tadi, sampai tanpa sadar ibu muda yang alim ini mulai meraba-raba payudaranya sendiri dengan tangan kanannya, sementara tangan kirinya menggosok-gosok memiawnya, lalu memasukkan dua jari lentiknya ke dalam memiawnya.
Desahan seperti kesakitan dan kenikmatan mulai terdengar dari bibirnya yang tipis dan menggairahkan. Tapi ditengah-tengah masturbasinya, tiba-tiba wanita alim ini sadar dan merasa malu pada dirinya sendiri. Ia merasa sudah mengkhianati suaminya. Ia segera menghentikan masturbasinya, meskipun sebenarnya dia sudah sangat terangsang. Dalam keadaan telanjang bulat di bawah guyuran shower, ia kembali menyesali perbuatannya, walaupun deru birahi masih terus saja menderanya. Segera ia mengambil pisau cukur. Suaminya sangat menyukai kalau memiaw Ayoe bersih, dan wanita yang selalu berpakaian rapat tertutup dengan jilbab yang lebar ini sangat menginginkan seks malam ini.
Ayoe segera melumuri memiawnya dengan shafing cream, agar tidak terasa sakit. Saat ia melumuri shaving cream ke memiawnya, kenikmatan itu datang lagi. Tanpa sadar, selama mencukur rambut di memiawnya, tangan kiri Ayoe kembali meremas-remas payudaranya sendiri. Sementara tangan kanannya mulai mencukur bulu kemaluannya pelan-pelan sampai habis.Setelah selesai mencukur bulu kemaluannya sampai habis, dengan mata yang mulai terpejam menahan kenikmatan, Ayoe mulai memasukkan gagang pisau cukur itu ke dalam memiawnya dan menggerak-gerakkann ya keluar masuk perlahan-lahan. memiaw Ayoe terasa panas dan nikmat saat wanita alim ini menyentuhnya. Angannya masih terpaku pada tongkol besar milik pak donny yan tadi dilihatnya, yang sekarang sedang ia bayangkan menyodok-nyodok memiawnya. akhirnya lima menit kemudian tubuh putihnya tiba-tiba mengejang, kakinya menekuk dan dadanya membusung memperlihatkan kedua payudaranya yang putih bersih mengacung tegak dengan puting susu yang mencuat keluar, menandakan bahwa wanita alim ini sudah sangat terangsang. Ayoe mengeluarkan erangan yang tertahan sambil tangan kanannya terus menggosok memiawnya, dan tangan kirinya menjepit puting susunya sendiri. Akhirnya Ayoe mengalami orgasme yang luar biasa. Tubuh Ayoe kaku merasakan kenikmatan luar biasa yang menjalar di seluruh tubuhnya, dan cairan memiaw wanita berjilbab yang berkulit putih ini mengalir keluar dengan derasnya. Ayoe tidak dapat menutupi kenikmatan yangdirasakannya saat itu, sehingga wanita lugu ini pun mengeluarkan suara mendesah yang keras. Bahkan dia lupa bahwa kamar mandinya bersebelahan dengan tempat yang akan dijadikan dapurm dimana sekarang sedang bekerja pak donny bersama 2 temannya, sehigga memungkinkan mereka mendengarnya.
Belum pernah sebelumnya Ayoe mengalami orgasme sehebat itu saat ia bermain cinta bersama suaminya. Ternyata Ayoe memang terangsang berat melihat tongkol besar pak donny. Setelah mengalami orgasme, Ayoe jatuh terduduk di lantai kamar mandi, terdiam kecapaian. Kesadarannya perlahan mulai kembali lagi dan rasa bersalah kembali datang. Kedua kakinya tertekuk dan mengangkang lebar memperlihatkan memiawnya yang basah kuyub dilumuri cairan memiawnya, sudah licin mengkilat tanpa ada bulu kemaluannya sehelai pun sehabis dicukur. Tubuh yang putih dan montok dan biasanya tertutup jilbab ini masih sejenak mengajang, menikmati sisa-sisa gelombang orgasmenya. Ayoe menyesal karena melakukan masturbasi, dan juga malu karena wanita berjilbab yang berkulit putih ini justru masturbasi dengan membayangkan orang lain, dan bukan suaminya. Namun Ayoe juga tidak dapat menutupi kenikmatan luar biasa yang baru saja dirasakannya. Setelah kekuatannya telah terhimpun, Ayoe baru sadar Ayoe tidak membawa handuk karena tadi terburu-buru, sedangkan jubah dan jilbab yang Ayoe kenakan sudah ia basahi dan penuh sabun karena telah ia rendam. Ayoe bingung, namun akhirnya wanita alim yang lugu ini memutuskan untuk berlari saja ke kamar tidur, toh jaraknya dekat dan para tukang bangunan ada di halaman belakang dan pintunya tertutup. Ayoe yakin mereka tidak akan melihat, dan Ayoe pun mulai berlari ke arah kamar Ayoe yang pintunya terbuka.
Namun baru Ayoe akan masuk ke kamar, tubuh ibu muda berjilbab yang alim ini menabrak sesuatu hingga terjatuh. Dan alangkah terkejutnya, ternyata yang Ayoe tabrak itu adalah Pak donny. “Maaf Mbak.., tadi saya cari Mbak Ayoe tapi Mbak Ayoe nggak ada di kamar. Baru saya mau keluar, eh mbak Ayoe nabrak saya..” katanya dengan santai karena belum kalau Ayoe sedang telanjang bulat. Saat dia sudah menyadarinya, langsung saja matanya melotot dan di bibirnya muncul senyuman liar. Tapi Ayoe saat itu tidak melihatnya.
Perlu diketahui, Ayoe tidak pernah lupa merawat tubuhnya walaupun selalu memakai jubah yang rapat dan jilbab lebar. Dengan rambut yang terpotong rapih seleher, Ia mempunyai kulit yang sangat putih mulus dan terawat. walau tidak terlalu tinggi (162 cm), namun tubuh Ayoe sangat proposional dengan dua buah payudara berukuran 34C yang sedikit kebesaran dibandingkan ukuran tubuhnya. Kulit payudaranyapun tidak kalah putih mulus sampai2 urat-urat kebiruan terlihat di payudaranya. Apalagi itu ditunjang dengan wajahnya yang putih bersih dan cantik. Ayoe begitu malu berusaha bangkit sambil mentupi dada dan bagian bawah nya. wanita yang selalu berpakaian rapat tertutup dengan jilbab yang lebar ini sangat shock, karena selama ini dia tidak pernah memperlihatkan bagian tubuhnya yang tidak tertutup jilbab dan jubah kecuali pada suaminya. Tapi sekarang, pak donny justru bisa menikmati setiap jengkal tubuh putih mulusnya yang tanpa sehelai benangpun. ia segera berdiri dan berusaha berlari, namun Pak donny segera menangkap kedua tangan Ayoe dan berkata, “Nggak usah malu Mbak.., tadi Mbak juga udah ngeliat punya saya, saya nggak malu kok..” “Jangan Pak..!” kata wanita alim ini, namun pak donny menyeringai dan segera kedua tangannya yang sudah dituntun nafsu birahi secepat kilat maju.
Tangan kanannya dengan buasnya telah meremas-remas kedua payudara Ayoe dan memelintir – pelintir dua buah putingnya yang berwarna kemerahan bergantian. wanita alim yang lugu dan berkulit putih ini mulai menggelinjang tanpa mampu menahannya. Tangan kiri pak donny meremas memiaw Ayoe dan dua jarinya langsung masuk jauh ke dalam memiaw wanita alim yang lugu ini. wanita alim ini terkejut dan mengalami sensasi yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Bahkan suaminya belum pernah menyentuhnya seperti itu. Rasa malu, marah, namun juga terangsang yang bercampur menjadi satu menimbulkan sensasi yang aneh dalam tubuh wanita yang selalu menjaga tubuhnya itu. Ternyata Pak donny sangatlah ahli dalam merangsang seorang wanita, terlebih lagi Ayoe tidak pernah menerima rangsangan seperti itu sebelumnya. Biasanya dia dan suaminya hanya “langsung tancap” tanpa banyak pemanasan, sehingga wanita ini seringkali tidak mencapai orgasme yang maksimal.
Ayoe tersentak saat merasakan ada sesuatu masuk memiawnya. Wanita yang selalu mengenakan jilbab ini ingin berteriak, tetapi tiba-tiba, dangan terus menyeringai jahat, pak donny mengocok-kocokkan dan memutar-mutarkan jarinya didalam memiaw Ayoe, yang membuat wanita ini merasa langsung kehilangan tenaga. Ayoe mulai kehilangan kendali tubuhnya. wanita yang biasanya selalu berpakaian rapat tertutup dengan jilbab yang lebar ini mulai menggelinjang. Ia memejamkan matanya sambil menggigit bibir indahnya kuat-kuat. wanita alim yang berkulit putih ini tidak ingin suara desahannya keluar, karena selain karena menjaga martabatnya, itu juga akan membuat pak donny tahu kalau dia juga menikmatinya. Namun akhirnya, “ehhhmmhh…eehhhmmmmh hh……” Ayoe tak mampu menahannya. Mulutnya terbuka dan mulai merintih-rintih keenakan. Jari-jari pak donny mengaduk-aduk seluruh bagian yang sensitif di dalam memiaw Ayoe tanpa ada yang tersisa satu milipun. Hanya rasa nikmat yang menyelubungi seluruh perasaannya. Keringat mulai membanjiri tubuh telanjang wanita alim lugu yang putih mulus itu dan tanpa sadar, tangan yang semula berusaha untuk menjauhkan tangan binal pak donny justru naik ke pundak pak donny, memegang pundak itu erat, seolah tidak ingin melepaskan kenikmatan yang sedang Ayoe rasakan. wanita berjilbab yang berkulit putih ini terus mengerang-erang penuh kenikmatan. Ia sudah tidak bisa mengendalikan tubuhnya, dan hanyut dalam kenikmatan yang pak donny berikan.
Sekitar sepuluh detik pak donny memperlakukannya seperti itu. Ayoe dengan tenaga terakhirnya berusaha berontak, dan berhasil memutarkan tubuhnya membelakangi pak donny. Namun itu justru memudahkan p[ak donny. Setelah mampu memeluk Ayoe dari belakang, kembali dia meremas-remas payudara gadis berjilbab yang tidak tertutupi apapun, sementara tangan kirinya kembali mengocok-kocokkan jarinya ke memiaw Ibu muda berjilbab lebar ini dengan kecepatan yang terus meningkat. Seluruh kekuatan wanita alim ini hilang sudah, terganti dengan kenikmatan yang tak seharusnya ia nikmati. Ayoe terus mengerang-erang menahan nikmat. Air matanya meleleh di pipinya yang putih. Airmata penyesalan karena ia tidak mampu menahan kenikmatan yang diberikan oleh dua jari pak donny, dan air mata malu, mengingat statusnya sebagai seorang wanita muslimah yang taat. Akhirnya dengan diringidesahan panjang, badan Ayoe mengejang,tersentak-sentak dan bergetar dengan hebat. keduakakinya yang putih mulus dirapatkan erat sekali menjepit tangan pak donny seolah tidak ingin melepaskan setetespun kenikmatan. Kenikmatan yang lebih dahsyat daripada yang baru saja Ayoe rasakan bersama pisau cukur, di dalam kamar mandi. Menyemprot keluar lagilah cairan kental putih yang menetes dengan derasnya dari dalam lubang memiawnya membasahi paha putih wanita alim yang lugu ini, dan terus mengalir deras sampai memercik di lantai ruang tengah itu. Untuk beberapa saat, Ayoe terus saja mengejang menikmati orgasme dahsyatnya di pelukan pak donny. Setelah kesadarannya pulih, dengan lunglai Ayoe terhuyung, dan bersandar ke kursi di dekatnya. Pak donny, masih menyeringai, menjilati jarinya yang basah kuyub tersiram cairan memiaw milik Ayoe.
Untuk beberapa saat, Ayoe merasa tubuhnya tak bisa bergerak lagi. Namun tiba-tiba, ia menyadari bahwa pak donny sudah melepas celananya, mulai mendekatinya. Dengan rasa ketakutan, Ayoe segera menghindarinya dan berlari masuk kamar. Sampai di kamar, ia segera menguncinya dan menjatuhkan diri ke kasur, menangis sejadi-jadinya. Dia menangis karena malu terhadap dirinya sendiri dan suaminya, karena marah terhadap pak donny, dan terlebih lagi marah terhadap dirinya, yang tidak bisa mengendalikan diri dan malah menikmati perlakuan pak donny. Ia menangis sejadi-jadinya.
Sekitar satu jam, setelah tangisnya agak mereda, segera ia memakai baju jubah hijau terusan dan jilbab putih yang lebar, yang tersampir di pintu kamarnya. Ia tidak mengenakan celana dalam dan BH, karena celana dalam dan Bhnya semua diletakkan di almari di kamar belakang, yang tidak mungkin diambilnya tanpa membuka pintu kamar tidur. Segera ia menjatuhkan diri ke kasur lagi, dan kembali menangis. Ia bersumpah akan melaporkan tindakan pak donny tadi ke suaminya, sampai akhirnya dia tertidur.
Tiba-tiba, Ayoe yang tidur terlentang bangun karena merasa ada seseorang yang meremas-remas memiawnya dari luar jubahnya. Saat wanita berjilbab yang berkulit putih ini membuka mata, ia kembali melihat pak donny yang menyeringai sambil terus menggerayangi memiawnya. Ternyata pak donny berhasil menemukan kunci cadangan yang berada di dalam lemari pakaian di kamar belakang. “wah, ternyata mbak Ayoe tambah cantik kalo pake jubah ama jilbab gini. Bapak jadi kepingin mbak…” kata pak donny. Ayoe yang ketakutan segera menepis tangan pak donny dan berusaha menjauhinya. Tapi terlambat. Pak donny berhasil menangkap tangannya dan segera menarik Ayoe kedalampelukannya. “jangan, pak…!!” pinta Ayoe memelas. Air mata kembali mengalir, tapi pak donny tidak mau tahu. Ia segera mengulum dan menghisap mulut Ayoe yang indah. lidahnya dengan paksa dimasukkan ke dalam mulut Ayoe dan mempermainkan lidah wanita yang selalu berpakaian rapat tertutup dengan jilbab yang lebar ini, sambil tangan kirinya yang tidak digunakan untuk memeluk Ayoe turun ke memiaw Ayoe, dan kembali meremas – remasnya dari luar jubah. Ayoe meronta berusaha melepaskan diri, namun karena tenaganya kalah jauh dibanding tukang bangunan itu, dan rangsangan demi rangsangan pak donny yang dialami lidah dan memiawnya, rontaan Ayoe semakin melemah. bahKan akhirnya lidahnya mulai menyambut lidah pak donny yang bermain di rongga mulutnya. Suara desahan dan decakan menggema di kamar tidur muslimah berjilbab itu. Air matanya kembali mengalir. memiawnya kembali basah, sangat basahnya sampai-sampai membasahi jubahnya. air liur Ayoe mengalir membasahi bibir, pipi, dan jilbab putih lebarnya. Pak donny menjilat dan menghisap air liur wanita alim itu dan meneguknya dengan nikmat.
Setelah yakin bahwa Ayoe sudah ada di genggaman tangannya, pak donny langsung membopong Ayoe dan membawanya ke arah halaman belakang menuju dua orang teman pak donny.
Ayoe berusaha memberontak dan berteriak, tapi Pak donny dengan santainya malah berkata, “Tenang aja Mbak.., di sini sepi. Suara teriakan Mbak nggak bakal ada yang denger..” Melihat Ayoe, kedua teman Pak donny segera bersorak kegirangan. “wah, akhirnya kita bisa ngerasa’in mbak ini yah!!” kata seorang. “iya!! Selama ini kita cuman bisa ngebayangin kayak apa rasanya memiaw cewek berjilbab, khan?” kata seorang lagi, langsung disambut dengan gelak tawa mereka. wanita alim yang lugu itu hanya bisa menangis ketakutan. “jangaaaaan, paaaaak…..” katanya mengharap belas kasihan. Tapi para tukang-tukang itu tidak menghiraukannya. Tiba-tiba…, “Wah, bagus betul ni tetek..” kata yang satu sambil membetot dan meremas payudara Ayoe sekeras-kerasnya dari luar jubahnya. “Tolong jangan perkosa saya, saya nggak bakalan lapor siapa-siapa. ..” kata Ayoe. “Tenang aja deh kamu nikmati aja…” kata teman Pak donny yang badannya sedikit gendut sambil tangannya meraba memiaw Ayoe dari luar jubahnya, sedang Pak donny masih memegang kedua tangan Ayoe dengan kencang. “benar, mbak. Kamu nikmati aja, kayak tadi pas sama jari saya. Biar kami nggak perlu nyakitin mbak.” Katanya mengancam.
Tidak berapa lama kemudian Ayoe melihat ketiganya bergantian mulai melepas pakaian mereka. Ayoe hanyaterduduk sembari melihat tubuh-tubuh mereka yang mengkilat karena keringat dan tongkol mereka yang besar mengacung karena nafsunya. Batin Ayoe kembali berdesir melihat tongkol-tongkol besar itu. wanita yang selalu mengenakan jilbab itu bergidik membayangkan memiawnya akan disodok-sodok oleh tongkol-tongkol besar itu. Air matanya mengalir semakin deras, tapi dua kali orgasme, dan ketakutan yang teramat sangat membuat dia merasa tak punya kekuatan sama sekali. Dengan cepat mereka membaringkan tubuh Ayoe yang sudah lemas di atas pasir. Kemudian Pak donny menyingkapkan jubah yang dipakai Ayoe sampai keatas perut, lalu mulai menjilati memiaw Ayoe. “Wah.., memiaw cewek berjilbab wangi loh..” katanya.
Ayoe merasakan lidah pak donny berusaha menyusupkedalam memiawnya yang sudah basah. Wanita berjilbab lebar itu tersentak dan segera berontak, namun kedua teman Pak donny segera memegangi kedua tangan dan kaki Ayoe. Yang botak memegang kaki, sedangkan yang gendut memegang kedua tangan Ayoe sambil menghisap dan mengulum puting susu Ayoe dari luar jubahnya. Begitu bernafsunya dia, sampai-sampai jubah wanita alim yang lugu itu basah kuyub karena air liurnya.
Tidak berapa lama kemudian Pak donny membentangkan kaki Ayoe yang putih lebar-lebar dan mulai mengarahkan tongkolnya yang besar ke lubang memiaw wanita berjilbab yang berkulit putih itu. “eeehhhmmmm…. !!” Ayoe tersentak saat ia merasa benda yang besar itu mulai memasuki liang memiawnya. Dan ternyata, sama seperti yang Ayoe bayangkan sebelumnya, rasanya benar-benar sangat nikmat. Benar-benar berbeda dengan suami Ayoe. Namun karena malu, Ayoe terus berontak sampai Pak donny mulai mengoyangkan tongkolnya dengan gerakan yang kasar, tapi entah kenapa Ayoe justru merasa kenikmatan yang luar biasa, sehingga tanpa sadar wanita yang selalu berpakaian rapat tertutup dengan jilbab yang lebar itu berhenti berontak dan mulai mengikuti irama goyangnya. “hhhmm…..aahhmmm……hhhhmm….” terdengar rintihan dan desahan tertahan dari mulut Ayoe yang terttutup rapat. Ayoe berusaha menutup rapat mulutnya, agar desahan-desahan kenikmatan itu tidak keluar, namun yang terdengar justru desahan itu semakin terdengar seksi, dan membangkitkan nafsu biadab para tukang bangunan itu.
Mendengar desahan Ayoe yang seksi, kedua teman Pak donny tertawa dan mengendurkan pegangannya. Mendengar tawa mereka, Ayoe sadar namun mau memberontak lagi Ayoe merasa tanggung, sehingga yang terjadi adalah wanita alim itu terlihat seperti sedang berpura-pura mau berontak namun walau dilepaskan Ayoe tetap tidak berusaha melepaskan diri dari Pak donny.
Tidak lama kemudian Pak donny membalikkan tubuh Ayoe yang masih memakai jubah dan jilbab lengkap dalam posisi doggie tanpa melepaskan miliknya dari memiaw Ayoe. “aaahhhmmm….” Putaran badan itu membuat Ayoe merasa tongkol pak donny mengaduk liang memiawnya. Melihat itu, tanpa dikomando si gendut langsung memasukkan tongkolnya ke mulut Ayoe. Ayoe berusaha berontak, namun si gendut mencengkeram kepala Ayoe yang mesih terbungkus jilbab dengan keras, sehingga Ayoe menurutinya. Ia dipaksa mengulum dan menjilati penisnya seolah-olah seperti permen lolipop. Ayoe benar-benar mengalami sensasi yang luar biasa, sehingga beberapa saat kemudian Ayoe mengalami orgasme yang luar biasa yang belum pernah Ayoe alami sebelumnya. Tubuh wanita alim yang selalu berpakaian rapat tertutup dengan jilbab yang lebar itu mengejang, tersentak-sentak disertai desahan panjang selama hampir satu menit, lalu kemudian menjadi lemas dan jatuh tertelungkup. Namun tampaknya Pak donny belum selesai, sehingga cengkeramannya pada pinggul Ayoe semakin kuat, sampai-sampai kulit Ayoe berdarah karena tergores kuku Pak donny yang Hitam. genjotannya juga semakin dipercepat sampai kemudian dia mencapai kelimaks dan memuntahkan spermanya ke dalam rahim Ayoe. Saking banyaknya, sampai-sampai sperma pak donny meluber keluar, bersama cairan memiaw ibu muda berjilbab yang alim itu, mengalir turun membasahi jubahnya.
Begitu Pak donny mencabutnya, Ayoe kembali mendesah saat si botak langsung memasukkan tongkolnya ke dalam memiaw Ayoe tanpa memberi waktu untuk istirahat. Sambil terus menyodok memiaw Ayoe dalam posisi anjing, jari si botak menyusup ke dalam jubah Ayoe, mempreteli kancing jubah itu sampai perut, dan meremasi payudara wanita alim yang lugu itu yang sudah terlihat bergantung bergoyang-goyang mengikuti irama sodokan si botak. Tidak lama kemudian si gendut mencapai kelimaks, dia menekan tongkolnya ke dalam mulut Ayoe dan tanpa aba- aba, langsung menembakkan spermanya ke dalam mulut wanita berjilbab yang berkulit putih itu. Banyak sekali spermanya yang Ayoe rasakan di mulutnya, namun ketika Ayoe hendak membuang sperma itu, Pak donny yang terlihat sedang duduk beristirahat berkata. “Jangan dibuang dulu, cepet kamu kumur-kumur mani itu yang lama… pasti nikmat… ha.. ha.. ha..” Dan seperti seekor kerbau yang bodoh, Ayoe menurutinya berkumur dengan sperma itu. Sungguh erotis sekali, melihat seorang muslimah yang masih memakai jubah dan jilbab, berkumur menggunakan sperma seorang laki-laki yang bukan suaminya, sementara ekspresinya tegang menahan kenikmatan dari sodokan demi sodokan yang ia terima dari belakang.
Sementara si botak terus menyodok-nyodok tongkolnya didalam memiaw Ayoe, Pak donny masuk ke dalam rumah Ayoe dan keluar kembali dengan membawa sebuah terong besar yang dibeli Ayoe tadi pagi untuk dimasak, serta sebuah kalung mutiara imitasi milik wanita alim itu. Tidak berapa lama kemudian si botak mencapai kelimaks dan Ayoe pun terjatuh lemas di atas pasir tersebut, dengan memiaw yang berlepotan sperma, yang mengalir turun membasahi pasir dibawahnya. Melihat temannya sudah selesai, Pak donny menghampiri Ayoe sambil memaksa Ibu muda berjilbab lebar itu kembali ke posisi merangkak.
“Sambil menunggu tenaga kita kembali pulih, mari kita lihat hiburan dari mbak Ayoe ini..” katanya sambil memasukkan terong ungu yang sangat besar itu ke dalam memiaw Ayoe. Tentu saja ibu muda berjilbab yang alim itu terkejut dan berusaha memberontak, tetapi kedua temannya segera memegangi Ayoe. Dan tidak lama kemudian, “Bless..!” terong itu masuk 3/4-nya ke dalam memiaw Ayoe. Rasa sakitnya benar-benar luar biasa, sehingga wanita alim itu menggoyang-goyangka n pantatnya ke kiri dan kanan.“Lihat anjing ini.. ekornya aneh.. ha… ha… ha…”kata si botak. “Sekarang kamu merangkak keliling halaman belakang ini, ayo cepat..!” kata si gendut. Dengan perlahan Ayoe merangkak, dan ternyata rasanya benar-benar nikmat. Desahan demi desahanpun keluar dari mulut wanita berjilbab itu, bersamaan dengan gerakan terong yang terasa mengaduk-aduk memiawnya.
Karena rasa geli-geli nikmat itu, sedikit-sedikit Ayoe berhenti, tetapi setiap Ayoe berhenti dengan segera mereka mencambuk pantat wanita alim yang lugu itu. Tidak berapa lama wanita berjilbab yang berkulit putih itu mencapai klimaks, dan dari memiawnya kembali menyembur keluar cairan putih. melihat itu mereka tertawa. Pak donny kemudian menghampiri Ayoe, lalu mulai memasukkan kalung mutiara imitasi yang sebesar kelereng tadi satu persatu ke dalam lubang anus Wanita berjilbab lebar itu. Ayoe kembali menjerit, tetapi dengan tenang dia berkata, “Tahan dikit ya.., nanti enak kok..!”
Sampai akhirnya, kemudian kalung itu tinggal seperempatnya yang terlihat, lalu sambil menggenggam sisa kalung tersebut dia berkata. “Sekarang mbak maju pelan-pelan yaa..” Dan ketika Ayoe bergerak, kembali kalung itu tercabut pelan-pelan dari anus Ayoe sampai habis, dan kembali pula wanita alim yang lugu itu mendesah dan mengerang, menikmati sensasi yang belum pernah ia rasakan sebelumnya itu. Begitulah mereka mempermainkan Ayoe sampai kemudian mereka siap memperkosa wanita alim itu lagi berulang-ulang sampai sore hari, dan anehnya setiap mereka klimaks, Ayoe pun turut orgasme dengan arti Ayoe menikmati diperkosa.
Dan malam harinya ketika suami Ayoe pulang, wanita yang selalu berpakaian rapat tertutup dengan jilbab yang lebar itu sama sekali tidak melaporkan kejadian
